Jumat, 08 Oktober 2010

Tujuan

Tujuan:
Komunitas kembang suket lahir secara alamiah. Digagas oleh seseorang yang memiliki kesadaran sebagai bagian dari kembang suket itu sendiri. Komunitas ini dibangun untuk menginfentarisir kembang suket-kembang suket yang beterbaran di sekitar masyarakat. Digerakkan oleh teman-teman yang juga memiliki kesadaran sebagai kembang suket. Selanjutnya komunitas ini dimaksudkan menjadi sebuah rumah bersama, dimana didalamnya mengkaji tumbuh dan berkembangnya kesadaran-kesadaran untuk mewujudkan impian dan lahirnya pemberdayaan-pemberdayaan untuk potensi yang dimiliki para kembang suket tersebut.

Komunitas kembang suket diberdayakan di Slawi Kabupaten Tegal. Selanjutnya komunitas ini diharapkan dapat dengan segera mengembangkan sayapnya ke seluruh wilayah desa-desa dan kota-kota lain, sehingga akan terbaca betapa kayanya suatu daerah, suatu negeri bahkan sebegitu besarnya manfaat yang dirasakan banyak orang atas eksistensi yang dilakukan oleh Komunitas Kembang Suket tadi. Bahkan dengan munculnya gerakan Kembang Suket ini dimana pun diharapkan akan terjadi tatanan kehidupan dan terciptanya puncak-puncak kemulyaan rakyat.

Komunitas kembang suket dibentuk dan kelak dikembangkan dari dukuh salam. Entah kenapa Tuhan pada akhirnya memilih Komunitas ini lahir dimana di daerah Dukuh Salam pun pernah lahir dan besar, Seniman yang kini menanjak kharismanya ke khasanah lebih luas, tumbuh dari dusun kecil hingga kini masuk ke wilayah tataran internasional. Dia lah Slamet Gundono, Ki Dalang Wayang Suket. Makna Suket memang menakjubkan. Ia berasal dari bawah, kadang diinjak, disepelekan, tak direken, tapi karena ia ada kita semua berada. Komunitas Kembang Suket pun kelak akan menjadi sebuah gerakan kesadaran akan pentingnya kemandirian dalam berusaha mencapai cita-cita. Apapun profesi dan kebisaan kita, Jika itu kembang meski lahir dari suket akan tumbuh keindahan dan kemaslahatan yang abadi tentunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar